Darussalam Sukaraja – Patah Tumbuh hilang berganti. Sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti. Begitulah pepatah yang sering disampakan oleh Para Kiai di Gontor dulu. Alhamdulillah, dalam 2 hari ini (2-3 Desember 2024), Pondok Modern Darussalam Sukaraja mengadakan Laporan Pertanggungjawaban dan Serah Terima Amanat dari pengurus lama Organisasi Pelajar Pondok Modern Darussalam Sukaraja (OPPMDS) ke pengurus baru. Ini adalah sejarah baru di Pondok Modern Darussalam Sukaraja.
Pengurus OPPMDS lama, kelas 6 KMI yang berjumlah 3 santri ini, telah melewati masa jabatannya dengan mengemban 10 bagian di OPPMDS. Diantaranya adalah: Ketua OPPMDS, Sekretaris, Bendahara, Bagian Keamanan, Penggerak Bahasa, Ta’mir Masjid, Cafetaria, Koperasi Pelajar, Perpustakaan dan Bagian Penerangan.


Rentetan kegiatan ini dimulai dari pemilihan umum ketua OPPMDS baru oleh seluruh santri dan kemudian disahkan oleh Pimpinan Pondok. Di pondok ini, meski ketua terpilih adalah si A misalnya, namun belum tentu si A itu yang akan terpilih oleh Pimpinan Pondok. Karena bagaimanapun, suara santri dengan suara pimpinan tidaklah sama. Santri baru misalnya, baru mengenal si A beberapa bulan saja, sedangkan Pimpinan Pondok sudah mengenal si A sejak dia masuk pondok hingga saat ini. Maka, keputusan final tetap dipegang oleh Pimpinan Pondok dibarengi musyawarah dengan asatidz.
Pada hari H, Pengurus OPPMDS lama menyampaikan laporannya di hadapan Pimpinan Pondok, asatidz dan seluruh santri Pondok Modern Darussalam Sukaraja dengan tegas dan secara terbuka. Khusus Bagian Penggerak Bahasa, laporan disampaikan dalam bahasa Arab.


Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja menegaskan bahwa OPPMDS ini sebagai wadah untuk melatih santri bertanggungjawab, mengemban amanah, peduli, disiplin, melatih kepemimpinan dan lain-lain. Ini adalah pondok pencetak pemimpin, maka santri diberikan tugas dan amanah untuk memikirkan kebutuhan ummat, tidak memikirkan pribadi saja. Karena itulah salah satu ciri pemimpin, tegasnya.

Usai penyampaian laporan seluruh bagian, pengurus lama dan baru OPPMDS bertukar posisi sebagai simbolis bahwa amanah sudah berganti tangan. Diakhiri dengan pembacaan syahadat oleh ketua OPPMDS baru yaitu Teguh Abdi Saputra. Janji syahadat ini sebagai bentuk keseriusan bahwa ini amanah mulia yang harus diemban dengan sebaik mungkin.
