Selamat Datang Kembali Santri Darussalam Sukaraja

Pada hari Senin, 15 Syawwal 1446 H/14 April 2025 M, seluruh santri lama Pondok Modern Darussalam Sukaraja(PMDS) kembali lagi ke Pondok, pasca liburan kurang lebih tiga minggu lamanya bersama keluarga tercinta.

Telihat, nampak jelas banyak wajah-wajah santri yang bahagia dan ceria karena akan kembali bertemu dengan ustadz dan teman-teman pondoknya, ada juga wajah sedih karena akan berpisah sementara waktu dengan kedua orangtuanya yang mengantarkan ke pondok, suasana yang bercampur aduk ini menjadi bumbu dan pemandangan yang indah yang lumrah ketika para santri kembali ke pondok.

Dalam sambutannya kepada wali santri yang bersilaturrahim, Bapak Pimpinan menekankan kunci seorang wali santri memondokkan anaknya ke Pondok pesantren Yaitu terkumpul dalam kalimat “TITIP”, Tega, Ikhlas, Tawakkal, Ikhtiar, dan Percaya.

Tega, yaitu orang tua harus tega berpisah sementara waktu dengan anaknya yang mondok, sebagai sarana latihan juga bagi anaknya untuk bisa belajar mandiri.

Ikhlas berarti wali santri harus ikhlas anaknya dididik dan diajar di Pondok, dengan segala bentuk pendidikan, tugas dan arahan dari pimpinan, guru-guru dan pengurus, bahkan harus ikhlas juga jika anaknya melakukan pelanggaran kemudian diberikan hukuman.

Tawakkal berarti pasrahkan kepada Allah SWT, anaknya dididik di pondok, karena di Pondok itu bukan dibuang, tetapi benar-benar diperhatikan segalanya oleh pengurus pondok mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali semuanya mengandung unsur pendidikan.

Ikhtiar berarti wali santri mengikhtiarkan bagi santri dengan selalu mendoakan putranya, guru-gurunya, pimpinannya, dan pondoknya, kemudian berkewajiban juga untuk membiayai keperluan dan anaknya yang mondok.

Terakhir percaya, wali santri Harus percaya pada proses, karena pondok bukan seperti pesulap, perubahan karakter dari malas ke rajin, sungguh-sungguh, dari pesimis ke optimis, dari ngaret ke disiplin, dari sholat sendiri atau tadinya jarang shalat menjadi selalu sholat berjamaah, bangun tidur kesiangan menjadi bangun sebelum subuh, semuanya membutuhkan waktu yang tidak sebentar, semuanya butuh proses, begitu juga wali santri harus percaya kepada Pimpinan, guru-guru dan pengurus dalam mendidik dan mengajari anaknya.

Alhamdulillah para santri semuanya telah datang tepat waktu ke Pondok, dan ini tanda disiplin, dan disiplin merupakan kunci kesuksesan, seperti masyaikh Gontor utarakan bahwa tidak ada kesuksesan tanpa kedisiplinan, tidak ada kedisiplinan tanpa keteladanan dan tidak ada keteladan tanpa Uswatun Hasanah.

Semoga para santri bertambah semangat dalam belajar dan berkegiatan di Pondok setelah liburan, dan semoga kita semua dimudahkan dalam segala urusan, pondok kita semakin maju, berkembang dan diberkahi oleh Allah SWT, aamiin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *