Majalengka – Pondok Modern Darussalam Sukaraja menggelar ujian masuk gelombang kedua bagi calon santri baru tahun ajaran 1446-1447/2025-2026. Ujian ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Ahad hingga Senin, 29–30 Juni 2025, bertempat di kompleks pondok yang berlokasi di Sukaraja, Jatiwangi, Majalengka Jawa Barat.







Sebanyak enam calon pelajar mengikuti rangkaian seleksi yang terdiri dari dua bentuk ujian, yakni ujian lisan dan ujian tulis. Proses ujian lisan dimulai pada Ahad malam pukul 20.15. Ujian ini meliputi tiga aspek penting, yaitu kemampuan membaca Al-Qur’an, praktik ibadah harian, serta hafalan doa-doa sehari-hari. Setiap calon santri diwawancarai oleh dua orang ustadz secara bergantian di dalam ruangan tertutup.

Keesokan harinya, Senin pagi pukul 08.00 WIB, peserta mengikuti ujian tulis. Materi yang diujikan berupa pelajaran berhitung dan imla’ atau dikte dalam bahasa Arab. Ujian berlangsung hingga seluruh peserta menyelesaikan soal-soal yang diberikan.
Metode ujian lisan yang dilaksanakan secara langsung dan individual ini dinilai memiliki nilai pendidikan yang tinggi. Tidak hanya mengukur penguasaan materi, tetapi juga melatih keberanian dan kesiapan mental calon santri dalam menghadapi situasi dan lingkungan baru.

“Melalui proses ini, para calon santri diuji bukan hanya dari sisi kognitif, tetapi juga karakter dan mentalnya. Ini sangat penting sebagai bekal awal mereka menempuh pendidikan di pondok, bahkan saat sudah lulus nanti” ujar salah satu penguji.
Ujian gelombang kedua ini menjadi bagian dari tahapan penting dalam seleksi masuk Pondok Modern Darussalam Sukaraja, yang mengedepankan pendidikan karakter seiring dengan pembinaan ilmu pengetahuan dan agama.
