Fathul Kutub Dimulai, Pimpinan Pondok Teguhkan Semangat Mengkaji Turats

Majalengka – Pondok Modern Darussalam Sukaraja resmi mengawali pelaksanaan program Fathul Kutub bagi siswa Kelas 6 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Masjid As-Suyuti mulai pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh seluruh peserta hingga acara berakhir.

Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja, Al-Ustadz Muhammad Zakiyaman, M.Pd.I., Direktur LAZIS, Al-Ustadz Ahmad Kali Akbar, M.Pd., serta Staf KMI, Al-Ustadz Hafidz Alif.

Dalam arahannya, Pimpinan Pondok, Al-Ustadz Muhammad Zakiyaman, M.Pd.I., menjelaskan bahwa program Fathul Kutub merupakan bagian penting dari proses pembinaan akademik santri. Beliau menanamkan semangat mengkaji kitab-kitab turats atau klasik karya ulama dahulu. Melalui kegiatan ini, santri diharapkan semakin terampil menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa ilmiah, memiliki kemampuan belajar secara mandiri dan otodidak.

Beliau juga menegaskan bahwa Fathul Kutub menjadi sarana untuk memperluas cakrawala berpikir santri sekaligus membuktikan bahwa santri Pondok Modern Darussalam Sukaraja memiliki kemampuan membaca dan memahami kitab-kitab berbahasa Arab. Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya membangun sikap beragama yang moderat. Menurutnya, memiliki semangat dan kecintaan terhadap ajaran Islam adalah sesuatu yang baik, namun fanatisme terhadap satu mazhab hingga merendahkan atau menyalahkan mazhab lain bukanlah sikap yang patut dikembangkan.

Penyelenggaraan kegiatan ini juga menjadi bentuk kepercayaan pondok kepada para siswa kelas akhir. Setelah menjalani proses pendidikan selama kurang lebih tiga hingga empat tahun, mereka dinilai telah memiliki bekal ilmu yang memadai untuk mengkaji, memahami, serta menganalisis berbagai kitab karya para ulama.

Sebagai penutup rangkaian pembukaan, Direktur LAZIS, Al-Ustadz Ahmad Kali Akbar, M.Pd., memberikan pengarahan mengenai tata cara penulisan makalah ilmiah yang akan menjadi acuan para santri selama mengikuti program Fathul Kutub.

Melalui penyelenggaraan Fathul Kutub ini, Pondok Modern Darussalam Sukaraja berharap dapat melahirkan generasi santri yang tidak hanya cakap membaca dan memahami kitab kuning, tetapi juga memiliki daya pikir kritis, menjunjung tinggi sikap toleran, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan khazanah keilmuan Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *