Fathul Kutub At-Thurath Al Islamy

Seorang Santri di pondok pesantren harus bisa memahami dan menguasai kitab kuning. Hanya saja, di Pondok Modern Darussalam Sukaraja, pembelajaran kitab tersebut tidak termasuk dalam pelaksanaan pembelajaran harian, namun untuk mempelajari kitab kuning, Pondok Pesantren Darussalam Sukaraja mengadakan program kegiatan khusus untuk siswa kelas 5 dan 6 KMI bernama Fathul Kutub At-Turath Al-Islamy.

Fathul Kutub Siswa Akhir (kelas 6) KMI (Kulliyatul Muallimin Al Islamiyyah) diadakan di semester pertama, karena saat ini siswa tertinggi kelasnya baru sampai Kelas 5, maka belum bisa dilaksanakan, sedangkan fathul kutub Siswa Kelas 5 KMI diadakan di semester kedua. Pada tahun ini, merupakan acara bersejarah, karena merupakan fathul Kutub perdana di Pondok ini bagi siswa kelas 5 KMI berlangsung selama 5 hari, dimulai pada hari ahad (21/1) hingga hari kamis (25/1). Kegiatan ini diikuti oleh 3 orang siswa kelas 5 dan 7 orang guru pembimbing, bertempat di musholla As Sayuti Pondok Pesantren Modern Darussalam Sukaraja.

Kegiatan dibuka dengan pengarahan beberapa materi Fathul Kutub oleh Bapak Wakil Direktur KMI, Al Ustadz Haidar M.Pd, seperti: Aqidah/Tauhid, Hadits, dan Fiqh, pada hari ahad (21/1), sebagai bekal bagi siswa kelas 5 untuk mengikuti kegiatan tersebut. Setelah pengarahan, acara dilanjutkan dengan Pesan dan Nasihat Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok, Al Ustadz Muhammad Zakiyaman, M. Pd. I, menyampaikan tentang pentingnya belajar dan membaca Al-Qur’an, Al-Hadits dan Kitab – Kitab klasik, “ayat Al Quran yang pertama kali diturunkan adalah ” Iqro”, maka kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk membaca, untuk belajar, maka banyak – banyak lah membaca, sungguh-sungguhlah dalam belajar, kalian harus bisa membaca Kitab kuning, karena sebelumnya kalian telah diajarkan, dibekali ilmu alat di pondok ini yaitu telah belajar ilmu Nahwu dan Shorof, maka sekarang saatnya kalian membaca, memahami, kemudian menuliskan apa yang kalian baca dan pahami, kemudian kalian tulis dan presentasikan di depan teman – teman kalian dengan bimbingan dan pengawasan dari para ustadz Pembimbing kegiatan ini”. tutur Al Ustadz Muhammad Zakiyaman, M. Pd. I, yang merupakan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 2007.

kegiatan dilanjutkan pada hari senin (22/1) dengan membaca, memahami dan menuliskan makalah, kemudian pembahasan kitab dan diskusi permasalahan-permasalahan tiap materi akan dilaksanakan pada hari selasa (23/1) sampai hari Kamis (25/1).

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat memperluas wawasan keilmuannya, terutama dalam Kutub At-Turath, sehingga saat menghadapi problematika furu’iyah dalam kehidupan sehari-hari, para santri tidak fanatik terhadap satu madzhab, namun mampu meneliti keabsahan madzhab sesuai dengan petunjuk dalam Al Qur’an dan  Al Hadits.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *