Darussalam Sukaraja – Liburan sudah di depan mata, beberapa hari lagi para santri akan berlibur dan pulang ke rumah masing-masing. Namun sebelum liburan, santri Pondok Modern Darussalam Sukaraja akan dibekali dengan pembacaan Buku Ettiquette oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja.
Buku Etiquette ini berisi tentang pedoman untuk santri sebelum liburan. Mulai dari etika berlibur, bertamu, dan lain-lain. Bapak Pimpinan langsung yang membacakan buku ini. Ada beberapa poin penting yang beliau sampaikan, di antaranya adalah penekanan untuk mengisi liburan dengan hal-hal positif. “Isilah liburan dengan hal-hal positif!”.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa liburan itu tidak berarti kosong. Karena kekosongan akan diisi oleh setan. Maka, santri harus mengisi liburannya dengan hal yang baik-baik. Ciri hal-hal yang baik adalah bermanfaat, baik untuk diri sendiri ataupun bagi orang lain.
“Inna asy-sybaaba wa al-faaragha wa al-jidata mafsadatun lilmar’i ayya mafsadatin”. Sesungguhnya, masa muda, waktu yang kosong dan harta benda adalah puncak dari segala kerusakan.

Contoh dari kegiatan positif, misalnya membantu pekerjaan orang tua di rumah. Jika orangtuanya pedagang, maka ikut berjualan. Jika orangtuanya petani, ikut bertani ke ladang. “Jangan terlalu buta terhadap pekerjaan di rumah!”. “Jangan menjadi tamu atau orang asing di rumah sendiri!”.
Liburan juga bisa diisi dengan membaca buku atau majalah. Selain itu, bisa mengisi liburan dengan mengikuti kursus komputer, kursus musik, kursus bahasa dan lain sebagainya.
Karena liburan bertepatan dengan bulan Ramadhan, maka bisa diisi dengan tadarus al-Qur’an. Syukur-syukur bisa khatam lebih dari sekali dalam bulan Ramadhan.
Pada intinya, arti versi pondok adalah berganti dari kegiatan satu ke kegiatan lainnya. Bukan kosong seharian penuh. Arrohatu fii tabaaduli al-a’maal.
