Pentas Seni Darussalam Sukaraja 1445 / 2024

Pada hari selasa (2/1/2024) Pondok Modern Darussalam Sukaraja Mengadakan acara Pentas Seni perdana di GOR (Gedung olahraga) Sukaraja Kulon, yang mana dua tahun sebelumnya diadakan di halaman Pondok Modern Darussalam Sukaraja, karena ada beberapa tujuan, yaitu untuk Syiar Pondok, sosialisasi Penerimaan Santri Baru, dan sosialisasi GOR, yang mana mulai tahun ini (2024) GOR akan dikelola oleh Pondok Modern Darussalam Sukaraja.

Pada acara Pentas kali ini Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja, Al Ustadz Muhammad Zakiyaman, M. Pd. I, menyampaikan kepada Darussalam Sukaraja Post, bahwa Pendidikan itu tidak hanya apa yang diajarkan di kelas saja, melainkan diluar kelas juga harus mengandung unsur pendidikan, “Pendidikan di Pondok ini bukan hanya di dalam kelas saja, bukan hanya pelajaran yang diajarkan guru – guru di dalam kelas saja, tetapi apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dilakukan itu harus mengandung unsur pendidikan, maka Pondok ini berusaha untuk menciptakan, membuat miliu pendidikan bagi para santri, guru-guru, wali santri, tamu, dan bagi pimpinan sendiri, apa yang dilihat, apa yang di dengar, apa yang dirasakan harus mengandung pendidikan, termasuk acara pentas seni ini adalah pendidikan bagi hadirin yang menyaksikan dan mendengarkan acara, bagi santri yang menjadi pemain atau aktor”.

Ketua Panitia Pentas Seni, Ustadz Rikoualif mengatakan dalam sambutannya, “Acara pentas seni ini ingin memberitahu, bahkan ingin mematahkan perkataan sebagian orang bahwasanya santri itu hanya bisa mengaji al-Quran, santri itu hanya bisa membaca kitab kuning saja, pekerjaanya belajar dan belajar saja, tidak seperti itu, santri disini selain bisa mengaji, mereka juga bisa pidato bahasa Arab, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, bisa silat, bisa menjadi aktor drama, menari tari – tarian daerah, bisa sulap, nasyid, dan lain sebagainya”.

Camat Kecamatan Jatiwangi, yang menghadiri acara ini, Bapak Momon Rukmana, S. H, M. H, dalam sambutannya menyatakan bahwa beliau merasa bangga dengan adanya Pondok Modern Darussalam Sukaraja di Desa Sukaraja kulon, kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, yang mana santrinya bisa menguasai dua bahasa, Arab dan Inggris, bahasa Arab penting dikuasai untuk membuka dan mempelajari, menelaah kitab-kitab klasik, khazanah keilmuan Islam yang kebanyakan menggunakan bahasa arab, dan bahasa Inggris penting dikuasai agar tidak gaptek, agar bisa bersaing dengan orang asing, agar bisa menyebarkan agama Islam lebih luas lagi. Kemudian beliau mengakhiri dengan memberi masukan dan mendoakan Pondok Modern Darussalam Sukaraja, “kedepannya selain menguasai dua bahasa Arab dan Inggris, kami harapkan santri pondok modern Darussalam Sukaraja bisa memanfaatkan dan menguasai Teknologi, Internet sehingga syiar Pondok Modern Darussalam Sukaraja semakin meluas, dan santrinya bertambah banyak”.

Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja dalam sambutannya pada acara pentas seni juga menyampaikan pentingnya bagi seorang santri untuk selalu gerak, jangan diam, harus dinamis jangan statis, “Pondok Modern Darussalam Sukaraja mempunyai visi mencetak kader – kader Pemimpin Umat, maka seorang pemimpin harus dinamis, harus bergerak, santri disini harus dinamis, harus bergerak,
تحرّك فإنّ في الحركة بركة
Bergeraklah, karena dalam setiap gerakan ada keberkahan!

Setiap hari santri harus bertambah ilmu, bertambah pengetahuan, bertambah wawasan, bertambah kebaikan, harus ada kesibukan, baik itu sibuk mengikuti kursus – kursus, kursus bahasa Arab atau Inggris, kursus kesenian melukis, khat, limit, Bela diri, kursus Jurnalistik, menjadi anggota klub olahraga seperti badminton, futsal, tenis meja, takraw, gak ada rumusannya santri disini diam, melamun, planga – plongo, menghayal, gak ada! Kalau ingin sukses, bahagia maka santri harus banyak bergerak, banyak kesibukan, banyak kegiatan!

Terakhir Bapak Pimpinan meminta maaf dan memohon doa untuk ketua Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Sukaraja sekaligus orangtua beliau, yang baru saja meninggal, “pada kesempatan kali ini juga, kami memohon doa dari para hadirin agar ketua Badan Wakaf yang juga orangtua kami, guru kami semuanya, teladan kami semua, Bapak Drs. H. Udin Muhyiddin Aziz, yang baru saja meninggal hari selasa (27/12/2023) yang lalu, semoga segala kesalahannya diampuni oleh Allah SWT, dan amal kebaikannya diterimaNya, aamiin..
Doakan juga kami beserta Para Ustadz dan Santri bisa istiqomah dalam berbuat kebaikan, beramal shaleh serta bisa meneruskan perjuangan beliau, dan pondok Modern Darussalam Sukaraja semakin maju dan berkembang, aamiin..

Acara ini dihadiri oleh para Santri KMI Darussalam Sukaraja, Santri TPQ Darussalam Sukaraja, wali santri, Asatidz, Pimpinan Pondok Pesantren Al – Madani, Pimpinan Pondok Modern Al – Mahira, dan pimpinan Pondok Pesantren sekitar, wakil dari Kemenag Kabupaten Majalengka, Camat Jatiwangi, Kepala Desa Sukaraja Kulon, anggota DKM Dan MUI Sukaraja Kulon, kepala sekolah SDN di wilayah Sukaraja Kulon, Sukaraja wetan, pinangraja, wanajaya, dan Andir, dan masyarakat sekitar, turut pula hadir ketua IKPM Majalengka Ustadz Galih Arum, A. Md.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *