Public Speaking Contest; Bekal Pemimpin Masa Depan

Darussalam Sukaraja – Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh pemimpin adalah mental yang kuat dan public speaking yang baik. Untuk itu, Pondok Modern Darussalam Sukajara menjadikan latihan pidato sebagai salah satu ekstrakurikuler yang penting bagi santri-santrinya.

Pada Ahad, 28 Shafar 1446/1 September 2024, Pondok Modern Darussalam Sukaraja mengadakan Public Speaking Contest berbahasa Indonesia. Acara ini diadakan di Gazebo Darussalam. Dimulai tepat pada pukul 20.00 hingga selesai.

Dari santri, oleh santri dan untuk santri. Begitu juga dengan acara Public Speaking Contest ini. Acara ini adalah acara internal pondok. Dikerjakan oleh santri dan disaksikan oleh santri juga. Hadir pada moment penting ini Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja Al Ustadz Muhammad Zakiyaman, M.Pd.I., Direktur Lazis Al Ustadz Ahmad Kali Akbar, M.Pd., seluruh asatidz dan santri Pondok Modern Darussalam Sukaraja.

Sebagaimana yang disampaikan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja, Al Ustadz Muhammad Zakiyaman, M.Pd.I, bahwa pemimpin itu harus memiliki mental yang kuat dan kemampuan berbicara yang baik. Tidak sekedar pandai mengonsep, tapi juga harus pandai public speaking.

Setelah diadakan seleksi yang sangat ketat, akhirnya ada 6 santri yang lolos finalis Public Speaking Contest ini. Mereka adalah: Gathan Abdurrahman kelas 2B, Faqih Fadillah Azhar kelas 2B, Umay Maulana Yusuf kelas 3B, Putra Dwi Norival Kelas 3B, Muhammad Alif Syahab kelas 4B, Angger Bagus Satria Kelas 4B.

Setelah 1,5 jam tampil, akhirnya keluarlah juara 1, 2 dan 3. Mereka adalah: juara 1 Muhammad Alif Syahab 4B, Juara 2 Putra Dwi Norival 3B dan juara 3 Angger Bagus Satria 4B.

Public speaking contest ini adalah penutup dari rentetan kegiatan pondok sebelum menghadapi ujian pertengahan tahun. Harapannya, public speaking pada akhir tahun akan lebih baik lagi. Selaini itu, besar harapan santri yang ikut terlibat dalam lomba pidato ini semakin terlatih secara mental dalam berpidato di depan publik. Sementara santri yang melihat, mereka semakin termotivasi untuk meningkatkan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *