Majalengka – Pondok Modern Darussalam Sukaraja (PMDS) kembali menggelar ajang bergengsi berupa Lomba Pidato Bahasa Indonesia yang diselenggarakan pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Acara berlangsung di Masjid As-Sayuti PM Darussalam Sukaraja dan dihadiri langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja, Al-Ustadz Muhamad Zakiyaman, M.Pd.I., Direktur LAZIS, Al-Ustadz Ahmad Kali Akbar, M.Pd., segenap asatidz, serta seluruh santri PMDS.


Lomba ini merupakan babak final yang diikuti oleh tujuh peserta terpilih dari berbagai jenjang kelas. Peserta tersebut adalah Cakra Samudra, Muhammad Izz Hanif Mubarak As-Saadi, dan Raja Faishal Azhfar (kelas 1); Muhammad Syarif Maulana Ibrahim (kelas 2); Faqih Fadillah Azhar (kelas 3); serta Putra Dwi Norival dan Umay Maulana Yusuf (kelas 4). Hadiah diserahkan langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja.



Dalam penampilannya, para peserta menunjukkan keberanian, keterampilan berpidato, serta penguasaan materi dengan penuh semangat. Setelah melalui penilaian ketat, akhirnya dewan juri menetapkan tiga santri terbaik. Juara pertama diraih oleh Cakra Samudra (kelas 1), disusul oleh Putra Dwi Norival (kelas 4) sebagai juara kedua, dan Umay Maulana Yusuf (kelas 4) sebagai juara ketiga.


Dalam sambutannya, Al-Ustadz Muhamad Zakiyaman, M.Pd.I. menegaskan pentingnya kemampuan berkomunikasi bagi seorang pemimpin. “Syarat penting untuk menjadi pemimpin adalah memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik. Salah satu caranya adalah berbicara di depan banyak orang seperti dalam pidato ini. Maka, pemimpin harus memiliki keberanian, mental, dan yang pasti isi pembicaraannya harus berilmu,” ungkapnya.

Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan santri agar terampil berbicara di depan umum, berani menyampaikan ide, serta siap menjadi pemimpin yang berwawasan. Dengan semangat kompetisi sehat, acara ini berhasil menumbuhkan motivasi dan kebanggaan di kalangan santri Pondok Modern Darussalam Sukaraja.
